Sintaks Htaccess Yang Sering Digunakan (Bagian 1)

Kali ini kita akan lihat sedikit perintah htaccess yang sering digunakan untuk memanipulasi url website. Seperti kita sudah tahu bahwa htaccess ini memiliki banyak fungsi salah satunya untuk meredirect halaman website, mencegah akses ke halaman tertentu, bahkan bisa digunakan untuk mencegah serangan DDos. Berikut perintah yang sering digunakan di htaccess walaupun masih banyak perintah yang mungkin teman” tau.

Mencegah Akses ke .htaccess

order allow,deny
deny from all

dimana dengan fungsi ini .htaccess , bila ada usaha untuk mengakses file tersebut akan muncul pesan kesalahan 403 ( Forbiden ). Tentu saja tidak lupa memberi-kan file permissionnya menjadi 644 (rw-r-r–)
r, dinyatakan sebagai lambang atribut readable
w, dinyatakan sebagai lambang atribut writeable
x, dinyatakan sebagai lambang atribut executable

Mencegah akses ke file tertentu

order allow,deny
deny from all

sama seperti diatas dan ini juga bisa dipakai untuk mencegah akses ke file config.php dan jika ada seseorang yang coba untuk mengaksesnya maka akan muncul pesan error 403 forbidden.

Mencegah user melakukan browsing pada setiap direktori server

Options All -Indexes

dengan perintah ini client yang coba masuk ke struktur direktori kita akan langsung id redirect ke halaman index file tersebut.

Mengizinkan user melakukan browsing pada setiap direktori server

Options All +Indexes

kebalikan dari perintah sebelumnya bahwa perintah ini client dapat menelusuri struktur folder yang kita miliki.

Mencegah user melakukan browsing tanpa pesan Error 403

IndexIgnore *

dimana dengan fungsi ini kita mencegah user melakukan akses browsing tanpa memunculkan pesan error 403 , sehingga page akan blank / kosong.

Mencegah user melakukan browsing dengan membatasi ekstensi file

IndexIgnore *.wmv *.mp4 *.avi *.etc

Dengan perintah ini kita dapat membatasi akses file yang kita inginkan. sesuai dengan ekstensi file kita.

Mengubah laman utama / index file dengan file yang kita inginkan

DirectoryIndex indexbaru.php

Dengan perintah ini kita akan mendirect’an terlebih dahulu / memperioritaskan dahulu file indexbaru.php dari file index asli yaitu misal index.php.

Mungkin untuk sementara itu aja dulu nanti kita lanjut pada bagian keduanya gan. jangan lupa commentnya kalau ada yang kurang paham. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.